Logo Bloomberg Technoz

Deflasi Juli Dipicu Produk Hortikultura: Panen di Beberapa Sentra

Mis Fransiska Dewi
03 August 2026 15:00

Pekerja memilih bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jumat (22/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja memilih bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jumat (22/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut bahwa deflasi yang terjadi pada bulan Juli 2026 terutama disebabkan oleh komoditas hortikultura yang sedang berada dalam masa panen.

“Informasi yang dapat kami himpun bahwa di bulan ini, bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit sedang mengalami panen di beberapa sentra, sehingga stoknya melimpah,” kata Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS dalam rilis BPS, Senin (3/8/2026).

Ateng menyebut bahwa deflasi disebabkan dengan suplai yang relatif banyak dengan permintaan stabil. Hal tersebut terjadi pada produk-produk hortikultura tersebut.


Tak cuma dari komoditas hortikultura,  kelompok perawatan pribadi dan juga jasa lainnya juga mencatatkan sumbangan terhadap deflasi. 

“Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami deflasi disumbang oleh penurunan harga emas perhiasan yang defilasinya 3,58%, emas perhiasan juga memberikan andil 0,08% [terhadap deflasi],” kata Ateng.