Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, pendapatan IndiHome tercatat sebesar Rp12,8 triliun, turun tipis dari sebelumnya Rp13,25 triliun.

Pendapatan interkoneksi juga menyusut menjadi Rp4,45 triliun dari Rp4,96 triliun, sementara pendapatan telepon turun menjadi Rp3,44 triliun dari Rp4,85 triliun.

Sebaliknya, pendapatan jaringan meningkat menjadi Rp2,11 triliun dari Rp1,85 triliun dan layanan lainnya naik menjadi Rp3,45 triliun dari Rp3,3 triliun.

Adapun beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi meningkat menjadi Rp21,47 triliun dari Rp19,76 triliun.

Beban penyusutan dan amortisasi naik menjadi Rp17,2 triliun dari Rp16,82 triliun, sedangkan beban umum dan administrasi bertambah menjadi Rp3,67 triliun dari Rp3,34 triliun. 

Sementara itu hingga akhir Juni 2026, total aset TLKM mencapai Rp303,09 triliun, meningkat dari Rp287,76 triliun pada akhir 2025. Kas dan setara kas turut melonjak menjadi Rp54,58 triliun dari Rp34,23 triliun. 

Kemudian, total liabilitas meningkat menjadi Rp168,24 triliun dari Rp137,22 triliun, sedangkan total ekuitas tercatat Rp134,85 triliun, turun dari Rp150,54 triliun pada akhir tahun lalu. 

Dari sisi arus kas, TLKM membukukan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp34,86 triliun pada semester I 2026, meningkat dibandingkan Rp32,57 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

(cpa/naw)

No more pages