Logo Bloomberg Technoz

Menurut dia, penyaluran pembiayaan rumah subsidi juga dapat mendorong pertumbuhan sektor perumahan yang memiliki efek berganda terhadap berbagai kegiatan ekonomi.

Selain akad KPR subsidi, kegiatan tersebut juga mencakup akad massal bagi 200 debitur Program Kredit Usaha Rakyat Perumahan. Secara keseluruhan, nilai akad KUR Perumahan mencapai Rp880 miliar untuk 7.100 debitur.

Jumlah tersebut terdiri atas 6.873 debitur pada sisi permintaan atau demand dan 227 debitur pada sisi penyediaan atau supply. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem perumahan, baik dari sisi masyarakat yang membutuhkan hunian maupun pelaku usaha yang mendukung penyediaannya.

Sejumlah penerima manfaat juga mengikuti prosesi serah terima kunci secara simbolis. Salah satunya adalah Nilam Chya Ayu, nasabah BNI yang bekerja di sebuah pabrik sepatu di Batang.

Pada kesempatan yang sama, Presiden berdialog secara daring dengan Terry Alfrits Wagiu, nasabah BNI yang berprofesi sebagai wartawan di Tomohon. Terry menceritakan perjalanannya hingga berhasil memiliki rumah pertama setelah 14 tahun berumah tangga melalui fasilitas KPR Subsidi BNI.

Iqbal menilai kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting dalam mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat.

“BNI optimistis sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan akan semakin mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Melalui keterlibatan dalam akad massal tersebut, BNI berupaya memperluas akses pembiayaan perumahan sekaligus mendukung terbentuknya ekosistem hunian yang lebih inklusif. Langkah itu menjadi bagian dari komitmen perseroan untuk menghadirkan solusi keuangan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung pembangunan nasional. 

(tim)

No more pages