Logo Bloomberg Technoz

Muncul Perjalanan Udara Ultra Long Haul, Bisa Nikmati Sunrise

Muhammad Fikri
30 July 2026 14:00

Qantas Airways Ltd. (Bloomberg)
Qantas Airways Ltd. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bayangkan berangkat saat malam hari dari Sydney, Australia, terbang lebih dari 20 jam tanpa sekali pun transit, lalu menyaksikan matahari terbit dari balik jendela pesawat sebelum mendarat di belahan dunia lain. Pengalaman tersebut bukan lagi sekadar konsep, melainkan tengah dipersiapkan Airbus melalui Project Sunrise bersama maskapai Qantas.

Program ini menjadi salah satu proyek paling ambisius di industri penerbangan karena menargetkan layanan komersial nonstop terpanjang di dunia, menghubungkan Australia dengan London maupun New York tanpa singgah, dikutip dari Reuters, Kamis (30/7/2026).

Proyek tersebut ditandai dengan keberhasilan Airbus menerbangkan A350-1000 Ultra Long Range (ULR) dari Melbourne menuju Toulouse, Prancis, selama 24 jam 24 menit tanpa henti.


Uji terbang sejauh sekitar 23.000 kilometer (km) ini menjadi salah satu penerbangan uji terlama yang pernah dilakukan perusahaan dan menjadi bagian dari pengembangan pesawat sebelum memasuki layanan komersial.

Namun, tantangan terbesar bukan sekadar membuat pesawat mampu terbang lebih lama. Airbus harus memastikan penumpang tetap nyaman berada di dalam kabin selama hampir satu hari penuh.