Otoritas Myanmar menyatakan telah menahan 14.718 warga negara asing yang masuk secara ilegal hingga akhir Juni lalu. Mereka juga melaporkan telah membongkar seluruh 77 bangunan yang digunakan untuk perjudian ilegal dan operasional scam daring di pusat-pusat perbatasan utama, termasuk kompleks terkenal Shwe Kokko dan KK Park di Kotapraja Myawaddy.
Jaringan penipuan daring marak beroperasi di kawasan Asia Tenggara sejak pandemi, menjadikan Myanmar, Kamboja, dan Laos sebagai pusat sindikat kejahatan lintas negara yang menyasar korban di seluruh dunia. PBB memperkirakan kerugian tahunan akibat penipuan di Asia Timur, Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru mencapai antara US$88,3 miliar hingga US$114,1 miliar pada tahun 2025 saja, melebihi total output ekonomi beberapa negara di kawasan tersebut.
(bbn)
































