Logo Bloomberg Technoz

"Keahlian AI kini justu sudah menjadi persyarakat paling mendasar," kata CEO Dice Art Zeile, dimana ia menggambarkan bahwa kemampuan AI kini mulai menjadi keterampilan dasar yang diharapkan dimiliki pencari kerja teknologi.

Laporan tersebut juga menekankan bahwa kemampuan AI saja tidak cukup. Perusahaan tetap mencari kandidat yang memiliki fondasi teknis yang kuat, seperti pemrograman, arsitektur sistem, hingga kemampuan memecahkan masalah.

Dengan kata lain, AI dipandang sebagai pelengkap kompetensi, bukan pengganti kemampuan teknis inti. Calon karyawan yang mampu menggabungkan penguasaan AI dengan keahlian di bidangnya dinilai memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar kerja teknologi.

Temuan itu sejalan dengan perubahan kebutuhan industri teknologi yang semakin mengintegrasikan AI ke dalam proses pengembangan perangkat lunak, analisis data, hingga otomatisasi pekerjaan sehari-hari.

Bagi pencari kerja, kemampuan menggunakan AI kini mulai bergeser dari nilai tambah menjadi salah satu syarat dasar dalam proses rekrutmen.

(fik/wep)

No more pages