Logo Bloomberg Technoz

Di samping itu, ia berharap kampung budi daya tematik ini mampu meningkatkan ekspor serta swasemba perikanan nasional, salah satu contohnya untuk kebutuhan ibadah haji. 

"Begini contohnya ya. Jemaah haji kita 200 ribu lebih. Arab mau pesan ikan patin, [dari] kita enggak bisa mencukupi. Enggak bisa. Kita mungkin bisa nyembelih 10 ton, sudah. Gitu, karena kita enggak ada, budi dayanya di mana?" cecar Zulhas.

"Nah kalau kita punya seperti itu [kampung budi daya tematik] tergantung permintaan orang kan mau ikan apa, nah, kita tinggal siapin bibitnya. Gitu." jelasnya,  

Meski demikian, Zulhas tak merinci komoditas ikan apa saja yang akan dibudidayakan, tetapi menekankan ikannya bisa bermacam-macam sesuai dengan kebutuhannya. 

Sejalan dengan persiapan program ini, mantan Menteri Perdagangan ini pun menyatakan telah melibatkan sejumlah kementerian/lembaga terkait, seperti Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian ESDM terkait penyediaan listrik, Kementerian Desa terkait penyediaan lahan, dan beberapa kementerian lainnya.

Pada kesempatan yang sama, ditemui secara terpisah, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Tb. Haeru Rahayu mengungkapkan anggaran program kampung budi daya tematik sudah tersedia, sehingga realisasi bisa langsung dilaksanakan.

"[Agustus sudah mulai?] Iya. Sekarang sudah mulai di lapangan, sudah masuk, sudah koordinasi. Mulai itu kan artinya dimulai dari koordinasi sampai terlaksana," kata Haeru.

Walau tak menyebut besaran anggaran yang dikeluarkan, tetapi ia menegaskan saat ini KKP juga masih terus berkoordinasi dengan desa, bupati, kepala desa, Kementerian Desa, dan Kemendagri.

(prc/ros)

No more pages