Honor, produsen smartphone yang berpisah dari Huawei Technologies Co., juga memamerkan agen AI-nya. Honor memanfaatkan model yang dikembangkan bersama dengan Alibaba Group Holding Ltd. Agen AI yang dimaksudkan akan dijalankan pada perangkat generasi baru pada akhir tahun ini.
Serangkaian rilis ini menegaskan upaya global untuk menata ulang platform berusia dua dekade yang terpukul oleh melonjaknya biaya memori, inflasi, dan kemunculan AI.
Tahun lalu, OpenAI membayar US$6,5 miliar (sekitar Rp116,2 triliun) untuk mengakuisisi sebuah konsultan desain yang dipimpin oleh desainer perangkat Apple Jony Ive, guna meluncurkan proyek merancang perangkat AI.
Gerakan ini muncul di tengah pasar smartphone global yang bersiap menghadapi penurunan tertajam sepanjang sejarah di 2026. Tekanan ini sangat memukul produsen smartphone China , karena banyak di antara mereka yang menjual perangkat kelas menengah ke bawah dengan margin yang lebih rendah dan daya tawar harga yang lebih lemah.
Ide saat ini adalah merancang lapisan agen dalam sistem operasi yang memungkinkan AI menjalankan perintah pengguna secara mandiri di berbagai aplikasi, menurut Arthur Guo, manajer riset di IDC China. Agen tersebut memanfaatkan model AI baik dari perangkat maupun cloud: Model di perangkat menangani tugas-tugas rutin yang membutuhkan waktu tunda minimal, sementara model berbasis cloud menangani tugas-tugas rumit yang lebih berat, kata Guo.
Hal ini mencerminkan upaya terbaru produsen China untuk mencari pertumbuhan di pasar yang lesu, di mana fitur-fitur seperti kamera yang lebih baik dan layar lipat hanya memberikan dorongan penjualan yang moderat, jika ada.
ZTE dan ByteDance berharap dapat memutus siklus bertahun-tahun peningkatan bertahap pada layar, kamera, dan daya baterai. Bersama para pesaingnya, mereka bertujuan memanfaatkan antusiasme masyarakat China terhadap AI.
Berbagai ponsel baru yang dilengkapi kecerdasan buatan ini kemungkinan akan memperdalam persaingan untuk merebut konsumen antara perusahaan-perusahaan China dan Apple Inc., yang telah melakukan ‘comeback’ di China sejak akhir tahun lalu dan baru saja mendapat restu dari Beijing untuk meluncurkan Apple Intelligence di negara tersebut, melalui kemitraan dengan Alibaba dan Baidu Inc.
ZTE meluncurkan prototipe perangkatnya pada bulan Desember dengan harga 3.499 yuan atau US$516 (sekitar Rp9,2 jutaan), sebagai bagian dari merek smartphone Nubia yang lebih luas. Stok awal sebanyak 30.000 unit dengan cepat ludes terjual sebelum harganya naik dua kali lipat di pasar barang bekas, menurut media lokal Jiemian.
“Apple memang menghadirkan banyak inovasi di bidang AI. Namun, dalam hal perangkat pintar berbasis AI, kami berada di depan Apple,” kata Kepala Nubia, Ni Fei, dalam sebuah video yang diunggah di akun Weibo-nya pada bulan Juni.
Pada hari Jumat, Ni tampil di pameran World AI Conference di Shanghai untuk mendemonstrasikan produknya kepada kerumunan pengunjung yang tak henti-hentinya. Memakai kaos hitam dengan slogan “Nubia, just Doubao it” di sis belakangnya, ia dengan cepat mendemonstrasikan berbagai fitur, mulai dari pengeditan foto secara real-time hingga pembuatan peta dan perencanaan perjalanan. Namun, ia tetap enggan bicara mengenai spesifikasi perangkat baru tersebut, yang akan diungkap perusahaan pada akhir tahun ini.
Untuk bisa menjadi mainstream, para developer perlu terlebih dahulu mengubah pola pikir, kata Ni. Mereka perlu beralih dari sekadar menambahkan fungsi menjadi menciptakan agen yang berfokus pada menyelesaikan tugas, ujarnya dalam postingan Weibo lainnya pekan ini.
Banyak ponsel AI yang beredar di pasaran hanya menumpuk fungsi AI di atas sistem yang sudah ada. Hal itu justru membuatnya lebih merepotkan bagi pengguna, tambahnya.
“Ponsel AI bisa jadi satu-satunya jalur pertumbuhan” bagi China tahun ini, kata Guo dari IDC. Lebih dari separuh pasar bisa didominasi oleh perangkat semacam itu pada tahun 2026, tambahnya.
“Kegunaan AI mungkin bukan pertimbangan utama yang mendorong pembelian, tetapi konsumen kini semakin bergantung pada kemudahan yang diberikan oleh AI.”
(bbn)






























