Sementara itu, kelompok sasaran yang menjadi bagian dari intervensi percepatan penurunan stunting, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, saat ini baru mencakup sekitar 17% dari total sekitar 62,7 juta penerima manfaat program.
Agustina menegaskan, sesuai arahan Presiden, sasaran utama program memang menyasar anak sekolah. Namun, pemerintah juga tetap menaruh perhatian pada kelompok yang membutuhkan intervensi gizi agar pemberian MBG benar-benar mampu meningkatkan status gizi penerima manfaat.
"Memastikan anak memperoleh makanan itu menjadi intervensi penting dalam perbaikan status gizi. Jadi artinya orang-orang yang kalau dikasih MBG status gizinya akan naik. Jadi bukan orang-orang yang sudah mampu menyediakan gizi yang baik," ujarnya.
(dec/spt)
































