Kontrak berjangka minyak nabati di bursa Chicago dan Dalian juga diperdagangkan jauh lebih tinggi, yang pada gilirannya mendorong harga minyak sawit, tambahnya.
Anilkumar Bagani, kepala riset di Sunvin Group yang berbasis di Mumbai, menyebut harga kemungkinan akan dibatasi oleh persediaan minyak sawit yang relatif tinggi di dua produsen terbesar dunia, Indonesia dan Malaysia.
Estimasi ekspor Malaysia untuk periode 1-20 Juli dari para surveyor kargo akan dirilis pada Senin sore, dengan harapan pengiriman akan terus meningkat.
Harga
- Minyak sawit untuk pengiriman Oktober di Bursa Malaysia Derivatives naik hingga 1,2% menjadi 4.653 ringgit/ton
- Minyak kedelai untuk pengiriman Desember di Chicago tidak berubah pada 72,45 sen/lb
- Minyak sawit olahan untuk pengiriman September di Bursa Komoditas Dalian +1,3% menjadi 9.352 yuan/ton
- Minyak kedelai Dalian untuk pengiriman September +0,7% menjadi 8.593 yuan/ton
(bbn)
































