Logo Bloomberg Technoz

"Satu per satu persoalan yang selama ini membebani perusahaan harus kami bereskan. Tidak ada ruang bagi praktik yang merusak tata kelola perusahaan. Seluruh temuan akan ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai proses hukum," tambahnya.

Saat ini, fokus utama Danantara adalah menyelamatkan aset negara dan mengembalikan fungsi optimal korporasi.

"Prioritas kami adalah memastikan PT Pos Indonesia kembali menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas, sehingga mampu menjalankan mandatnya secara optimal bagi masyarakat," pungkas Rohan.

Adapun, Rohan menjelaskan pengunduran diri Daud terjadi di tengah proses pembenahan dan due diligence (uji tuntas) menyeluruh yang sedang dilakukan terhadap kondisi keuangan, operasional, tata kelola, dan organisasi perusahaan logistik pelat merah tersebut.

Rohan menjelaskan bahwa Daud sebelumnya ditugaskan selama tiga bulan terakhir untuk memimpin proses pembenahan awal. Namun, berdasarkan hasil asesmen, ditemukan bahwa tantangan yang dihadapi perusahaan memerlukan perombakan yang jauh lebih masif.

"Berdasarkan hasil asesmen tersebut, yang bersangkutan menyampaikan bahwa PT Pos Indonesia memerlukan revamp (perombakan) yang menyeluruh dan fundamental," ujar Rohan.

"Menurut beliau, kompleksitas persoalan yang dihadapi serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan ekspertis yang lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya. Kami menghormati keputusan tersebut dan akan segera menyiapkan kepemimpinan baru untuk melanjutkan agenda restrukturisasi," lanjutnya.

Corporate Secretary PT Pos Indonesia Iwan Gunawan menuturkan pengunduran diri ini dilakukan atas keinginan serta pertimbangan pribadi dari Daud Joseph.

"PT Pos Indonesia (Persero) menghormati keputusan tersebut serta menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin perusahaan," kata Iwan dalam keterangan resmi.

Sejalan dengan hal ini, Iwan memastikan bahwa proses transisi kepemimpinan akan dilaksanakan sesuai dengan tata kelola yang berlaku,

Di samping itu, selama proses tersebut berlangsung, perseroan juga turut memastikan kegiatan operasional tetap berjalan dan tidak mengganggu proses layanan kepada seluruh stakeholder.

"Sebagai bagian dari Danantara, Perseroan tetap berkomitmen menjalankan amanah Pemegang Saham dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memperkuat kinerja perusahaan, serta menjalankan program kerja strategis yang sedang berlangsung," jelasnya. 

Sebagai informasi, kinerja keuangan PT Pos Indonesia (Persero) sepanjang tahun 2025 mencatat penurunan yang cukup signifikan akibat berakhirnya proyek-proyek besar dari pemerintah, seperti distribusi bantuan pangan.

Perusahaan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp3,97 triliun, yang berarti mengalami penurunan sekitar 20% dibandingkan realisasi tahun 2024 yang mencapai Rp5 triliun, serta hanya mencapai 63% dari target awal sebesar Rp6,2 triliun.

Sejalan dengan merosotnya pendapatan, laba bersih (net income) PT Pos Indonesia pada 2025 tercatat sebesar Rp306 miliar (atau dilaporkan sekitar Rp300 miliar secara pembulatan EBITDA), anjlok jauh dari target yang ditetapkan perusahaan sebesar Rp860 miliar.

Penurunan paling drastis terjadi pada sektor bisnis logistik yang pendapatannya menyusut dari Rp2 triliun menjadi hanya Rp600 miliar karena minimnya penugasan distribusi bansos sepanjang 2025. 

"Prioritas utama Kementerian Perhubungan adalah keselamatan transportasi sejalan dengan prinsip one is too many, bahwa satu korban kecelakaan sudah terlalu banyak dan harus kita cegah."

(ain)

No more pages