Logo Bloomberg Technoz

Lionel Priyadi, Fixed Income & Macro Strategist Mega Capital Sekuritas memproyeksikan yield SUN naik ke rentang 7,2%-7,25%. Sementara, depresiasi rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp17.950-Rp18.050/US$ pada sesi perdagangan hari ini. 

Pelemahan aset rupiah terjadi setelah sejumlah data ekonomi dirilis kemarin (1/7/2026), dengan hasil yang kurang menggembirakan. Neraca perdagangan tercatat defisit sebesar US$1,61 miliar. Cadangan devisa juga telah menyusut menjadi US$144,9 miliar, setara dengan 5,5 bulan pembayaran impor dan utang luar negeri. 

Di saat yang sama, Fitch Ratings memperingatkan bahwa peringkat utang Indonesia berpotensi diturunkan jika cadangan devisa terus menyusut. 

Fitch memperkirakan cadangan devisa RI pada 2026 hanya mampu menutup sekitar 4,9 bulan kebutuhan pembayaran eksternal pemerintah, sedikit di bawah median negara-negara dengan peringkat BBB yang mencapai 5 bulan.

(dsp)

No more pages