Logo Bloomberg Technoz

Akuisisi 14 Rumah Sakit, Beban Utang SILO Bisa Naik Rp8,8 T

Redaksi
16 August 2026 19:00

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Jumlah utang emiten rumah sakit, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), diprediksi meningkat signifikan. Ini merupakan efek atas rencana akuisisi sejumlah rumah sakit.

SILO akan mengakuisisi 14 perusahaan pemilik properti rumah sakit, yang selama ini dioperasikan SILO melalui First Real Estate Investment Trust (First REIT). Nilai akuisisi tersebut mencapai Rp6,91 triliun.

SILO akan mendanai akuisisi tersebut melalui pinjaman perbankan.


Berdasarkan Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi SILO yang disusun oleh Kantor Jasa Penilai Publik Budi, Edy, Saptono & Rekan, pendanaan tersebut membuat jumlah liabilitas SILO naik 
sebesar Rp8,62 triliun. 

"Peningkatan terbesar terjadi pada liabilitas jangka panjang berupa utang bank jangka panjang sebesar Rp8,88 triliun, sedangkan pada liabilitas sewa mengalami penurunan baik jangka pendek maupun liabilitas jangka panjang masing masing sebesar Rp448,64 miliar dan Rp20,75 miliar," seperti dikutip dari penjelasan tersebut, dikutip Minggu (16/8/2026).