Logo Bloomberg Technoz

Indonesia Top Companies Recognition 2026

Kredit Tumbuh 21%, BNI Kantongi Apresiasi Nasional


PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk meraih penghargaan pada Indonesia Top Companies Recognition, Senin (29/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk meraih penghargaan pada Indonesia Top Companies Recognition, Senin (29/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memperoleh apresiasi sebagai Top Company in Intermediary and Monetary Stability Partner dalam Indonesia Top Companies Recognition 2026 yang diselenggarakan Indonesia Data bersama Bloomberg Technoz Intelligence. Apresiasi tersebut diberikan atas keberhasilan BNI memperkuat fungsi intermediasi perbankan, menjaga efisiensi penghimpunan dana, serta mendukung stabilitas moneter dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Di tengah dinamika ekonomi global dan tingginya persaingan likuiditas di industri perbankan, BNI menunjukkan kinerja yang solid melalui pertumbuhan dana murah, ekspansi kredit yang agresif, serta kemampuan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan manajemen risiko.

Hingga April 2026, total Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI mencapai Rp1.023,07 triliun, meningkat 26,05% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut ditopang oleh dominasi dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) yang mencapai 69,88% dari total DPK, mencerminkan kuatnya basis pendanaan sekaligus efisiensi biaya dana perseroan.


Struktur pendanaan yang sehat tersebut turut mendorong peningkatan Net Interest Income (NII) atau pendapatan bunga bersih sebesar 14,7% secara tahunan menjadi Rp24,75 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan kemampuan BNI menjaga profitabilitas di tengah perubahan kondisi suku bunga dan kompetisi penghimpunan dana di industri.

Pada sisi intermediasi, BNI mencatatkan pertumbuhan kredit yang melampaui rata-rata industri perbankan nasional. Hingga April 2026, total penyaluran kredit mencapai Rp919,5 triliun, tumbuh 21,39% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut mencerminkan konsistensi BNI dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor riil sebagai salah satu penggerak utama aktivitas ekonomi nasional.