Logo Bloomberg Technoz

Momentum positif berlanjut hingga 2026. Per akhir Mei 2026, BNI mencatat total aset Rp1.365,36 triliun, dana pihak ketiga (DPK) Rp1.063,92 triliun, serta laba bersih Rp9,05 triliun dengan total ekuitas mencapai Rp160,99 triliun.

Paolo menilai fondasi bisnis yang semakin kuat menjadi modal penting bagi BNI untuk terus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham, nasabah, masyarakat, dan perekonomian nasional.

BNI juga menilai kehadiran Danantara akan memperkuat upaya BUMN dalam menciptakan nilai jangka panjang melalui pengelolaan investasi yang terintegrasi, peningkatan produktivitas, dan penguatan daya saing perusahaan.

Ke depan, BNI akan melanjutkan agenda transformasi untuk memperkuat daya saing serta meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian nasional. Sejalan dengan semangat "Terus Mengabdi untuk Terus Melayani", perseroan optimistis dapat terus menciptakan manfaat berkelanjutan bagi pemegang saham, masyarakat, dan negara.

(tim)

No more pages