Pembuat kebijakan berupaya menyeimbangkan peningkatan produktivitas dari adopsi AI dengan stabilitas lapangan kerja di tengah pasar tenaga kerja yang masih rapuh dan tingginya tingkat pengangguran kaum muda. Sebelumnya, Kementerian Pendidikan China telah mendorong perguruan tinggi untuk memberikan pelatihan AI kepada mahasiswa guna membantu mereka memperoleh pekerjaan.
Dalam beberapa kasus terbaru, pengadilan China memutuskan bahwa perusahaan tidak dapat memutus hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan hanya untuk menggantikan mereka dengan sistem AI. Putusan tersebut menegaskan keinginan Beijing untuk melindungi lapangan kerja, bahkan ketika negara itu berupaya bersaing dengan Amerika Serikat.
(bbn)
No more pages




























