Logo Bloomberg Technoz

Menguji Anggapan AI Mampu Mendongkrak Produktivitas Kerja

Muhammad Fikri
13 August 2026 15:48

Ilustrasi perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
Ilustrasi perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk membantu menyelesaikan pekerjaan semakin meluas di Amerika Serikat. Sebanyak 55% pekerja mengaku telah menggunakan AI untuk sedikitnya satu dari 11 jenis tugas pekerjaan yang ditanyakan dalam survei pemerintah AS.

Berdasarkan data U.S. Census Bureau, dikutip Kamis (13/8/2026), penggunaan AI paling banyak dilakukan untuk mencari informasi atau bantuan teknis, yakni oleh 37% pekerja. Data tersebut berasal dari Household Trends and Outlook Pulse Survey (HTOPS) Maret 2026 yang mengukur penggunaan AI dalam berbagai aktivitas pekerjaan.

Setelah mencari informasi, penggunaan AI paling banyak ditemukan untuk menulis, dokumentasi atau instruksi serta menghasilkan ide, yang masing-masing mencapai 32%.


Sementara itu, sebanyak 31% pekerja menggunakan AI untuk menginterpretasikan, menerjemahkan atau merangkum informasi. Adapun 27% memanfaatkannya untuk pekerjaan administratif.

Penggunaan AI untuk bidang pekerjaan lain tercatat lebih rendah, termasuk coding atau pemodelan, layanan pelanggan serta pengelolaan logistik dan rantai pasok.