II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Di Kulon Progo, Bantul, Sleman, Yogyakarta, Trenggalek, Malang, Nganjuk, Magetan, Klaten, Ponorogo, Jember.
Gempa Nusa Tenggara Tinggi
wilayah Alor, NTT diguncang gempa bumi tektonik pukul 17.37 WIB kemarin. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5,5 pada kedalaman 527 km.
"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6.97° LS; 125.73° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 196 Km arah Timur laut Alor. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Wijayanto.
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas: III MMI, dengan getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu, di Maluku Barat Daya.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault).
Hingga pukul 17.55 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
(lav)





























