Logo Bloomberg Technoz

Pentagon: Teknologi AI Bakal Punya Peran Penting Saat Perang

News
26 June 2026 14:50

Seorang spesialis menggunakan komputer laptop saat mengoperasikan drone di Pusat Pelatihan Nasional di Fort Irwin, California. (Bloomberg)
Seorang spesialis menggunakan komputer laptop saat mengoperasikan drone di Pusat Pelatihan Nasional di Fort Irwin, California. (Bloomberg)

Katrina Manson–Bloomberg News

Bloomberg, Pentagon diam-diam telah merevisi doktrinnya mengenai cara militer AS memilih sasaran pada sebuah pertempuran, yang membuka jalan bagi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mengambil keputusan krusial saat masa perang di masa depan.

Prinsip penentuan sasaran yang direvisi, yang disetujui tanpa pengumuman publik pada bulan April, membayangkan “sistem di mana AI memulai tindakan dengan pengawasan manusia,” yang berkembang dari apa yang digambarkannya sebagai praktik saat ini yaitu memiliki “sistem ‘human in the loop’, di mana manusia yang memulai tindakan.”


Bloomberg News meninjau perubahan terbaru tersebut, yang belum pernah dilaporkan sebelumnya. Meskipun tidak diklasifikasikan sebagai rahasia, dokumen tersebut tidak dirilis ke publik.

Pedoman penargetan yang direvisi ini merupakan contoh terbaru dari upaya Pentagon mempercepat adopsi AI, sebuah teknologi yang telah mengubah medan pertempuran dalam konflik di seluruh dunia. Kemampuan AI yang berkembang pesat juga menimbulkan ancaman baru, serta dilema etis, yang menantang kemampuan militer mengikuti perkembangan dan mematuhi hukum konflik bersenjata.