Logo Bloomberg Technoz

Setali tiga uang, Technical Analyst BRIDS Reza Diofanda berpendapat IHSG masih bergerak dalam fase konsolidasi dengan kecendrungan terbatas.

Reza menuturkan pasar masih menantikan hasil MSCI Annual Market Classification Review yang akan berdampak pada persepsi investor global pada saham Indonesia.

Selain itu, pasar belakangan akan mencermati rilis M2 Money Supply Indonesia serta perkembangan review peringkat kredit Indonesia oleh S&P Global.

“Selama bertahan di atas area support 6.070-5.930, peluang rebound masih terbuka dengan target resistance 6.300-6.350,” kata Reza.

IHSG Penutupan Sesi II pada Senin 22 Juni 2026 (Bloomberg)

Pada perdagangan saham kemarin, Senin 22 Juni 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan kehilangan 0,98% di posisi 6.116. 

Jadi salah satu sebab tren bearish IHSG, investor asing amat gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp1,11 triliun pada perdagangan saham pasar reguler. Sama halnya, di seluruh pasar investor asing net sell Rp1,11 triliun.

Adapun investor asing net sell terbesar pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp261,97 miliar. Terhimpit tekanan jual, saham BBRI melemah 2% di posisi Rp2.870/saham.

Perundingan Damai

Mengutip Bloomberg News, bursa saham Asia bersiap dibuka menguat pada perdagangan Selasa (23/6).

Optimisme pasar terhadap kemajuan perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berhasil menjinakkan harga minyak dunia, sekaligus meredam sentimen negatif dari Wall Street yang sempat tertekan akibat koreksi sejumlah saham raksasa teknologi.

Kontrak berjangka (futures) indeks saham menunjukkan potensi penguatan di bursa Sydney, Hong Kong, dan Tokyo. Sementara itu, harga minyak mentah AS terpantau stabil di awal perdagangan sesi Asia setelah sempat anjlok hampir 3% pada hari Senin kemarin.

Di Wall Street, kontrak berjangka indeks S&P 500 bergerak mendatar setelah saham Alphabet Inc memimpin kejatuhan saham-saham berkapitalisasi besar.

Stocks Fall After Surge From War-Driven Lows. (Sumber: Bloomberg)

Di sisi lain, saham SpaceX ambles 16% pada Senin kemarin setelah mengumumkan rencana penjualan obligasi berperingkat layak investasi (investment-grade bonds) demi memuluskan aksi pinjaman besar-besaran.

Dari pasar obligasi, surat utang pemerintah AS (Treasury) terkoreksi, sementara mata uang yen Jepang kian melemah mendekati level terendahnya sejak tahun 1986.

(naw)

No more pages