Logo Bloomberg Technoz

OJK Berharap Likuiditas Pemerintah di Himbara Tak Ditarik

Mis Fransiska Dewi
22 June 2026 19:42

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah yang ditempatkan di perbankan tidak ditarik oleh otoritas fiskal. OJK mengakui likuiditas sebesar Rp300 triliun di perbankan itu dikabarkan akan ditarik oleh pemerintah secara bertahap.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae berharap dana pemerintah tersebut tidak ditarik dalam waktu dekat atau sebelum September. Kendati demikian, Dian menyadari bahwa keputusan tersebut akan sangat bergantung pada kebutuhan pembiayaan dan belanja pemerintah.

Jika kebutuhan anggaran meningkat, pemerintah tetap memiliki kewenangan untuk menarik kembali dana yang ditempatkan di perbankan sesuai dengan ketentuan APBN.


“Saya harapkan tidak [ditarik dalam waktu dekat] sih ya, saya harapkan tidak. Tetapi tentu ini akan tergantung kebutuhan anggaran pemerintah gitu kan,” kata Dian kepada wartawan, Senin (22/6/2026).

Menurut Dian, ekspektasi Kementerian Keuangan sejak awal adalah dana tersebut dapat berada lebih lama di sistem perbankan. Dengan demikian, bank memiliki ruang yang lebih besar untuk memperkuat likuiditas dan menyalurkan kredit secara berkelanjutan.