Logo Bloomberg Technoz

Minyak Dunia Lesu, Harga BBM Nonsubsidi Berpeluang Turun Rp1.200

Sabrina Mulia Rhamadanty
18 June 2026 11:30

Petugas bekerja di SPBU Pertamina Rest Area Tol Tangerang-Jakarta KM 14, Senin (1/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petugas bekerja di SPBU Pertamina Rest Area Tol Tangerang-Jakarta KM 14, Senin (1/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia diproyeksikan mengalami penurunan signifikan pada semester II-2026.

Hal ini turut dipengaruhi oleh meredanya ketegangan geopolitik global dan tren melandainya harga minyak mentah dunia usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyelesaikan kesepakatan damai dengan Iran untuk kembali membuka Selat Hormuz. 

Analis Komoditas sekaligus Founder Traderindo Wahyu Laksono menerangkan, jika tren penurunan harga minyak dunia terus konsisten, harga BBM nonsubsidi di Indonesia diperkirakan bisa turun cukup signifikan, yakni di kisaran Rp1.000—1.200 per liter.


“Proyeksi penurunan harga BBM nonsubsidi dengan catatan penurunan tren [harga minyak] yang konsisten bisa Rp1.000 hingga Rp1.200 per liter,” kata Wahyu saat dihubungi, Kamis (18/6/2026).

Grafik pergerakan harga minyak. (Sumber: Bloomberg)

Secara teknis, dia menjelaskan formula penetapan harga BBM nonsubsidi di dalam negeri sangat bergantung pada pergerakan harga minyak mentah global.