Logo Bloomberg Technoz

Yuliot juga mengingatkan agar para pejabat yang dilantik dapat memberikan pelayanan publik yang maksimal, terbebas dari praktik korupsi kolusi dan nepotisme (KKN), dan menjaga integritas.

"Pelantikan hari ini adalah merupakan rotasi dan penyegaran organisasi untuk lebih memperkaya pengalaman teknis guna meneruskan tongkat estafet kepemimpinan,” ujar Yuliot.

Pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas tersebut dihadiri pula oleh para pejabat yang dilantik serta pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian ESDM. 

Adapun, para pejabat eselon III dan IV yang dilantik tersebar hampir di seluruh unit eselon I Kementerian ESDM, yang meliputi Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Lalu, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum ESDM, Badan Geologi, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM, Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional, serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Belum lama ini Menteri ESDM Bahlil Lahadalia baru melantik 19 pejabat tinggi di lingkungan Kementerian ESDM pada Rabu (6/5/2026).

Sejumlah pejabat yang dilantik merupakan Eselon II di Ditjen Mineral dan Batu Bara, Ditjen Migas, Ditjen EBTKE, BPH Migas, hingga Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Usai pelantikan, Bahlil menyatakan pelantikan 19 pejabat tinggi tersebut dilakukan dalam rangka reorganisasi. Dia menyatakan sedang melakukan penyehatan dan mencari formulasi tim yang dapat bekerja lebih cepat.

“Karena target dari Bapak Presiden sangat besar kepada kita. Jadi, kita melakukan percepatan dengan membuat perubahan dan rolling-rolling di kementerian,” kata Bahlil usai pelantikan, di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (6/5/2026).

(azr/wdh)

TAG

No more pages

Artikel Terkait