Logo Bloomberg Technoz

“Ini adalah kesepakatan yang luar biasa. Kesepakatan ini akan membawa perdamaian dan keamanan di kawasan,” tegas Presiden AS Donald Trump, seperti diberitakan Bloomberg News.

Merespons dinamika tersebut, harga minyak terus jatuh. Kemarin, harga minyak jenis brent anjlok 4,76% ke US$ 83,17/barel.

Pagi ini, harga brent kembali terpangkas 4,49% ke US$ 79,44/barel pada pukul 06:55 WIB. Harga minyak menyentuh titik terendah sejak 2 Maret atau lebih dari tiga bulan terakhir.

Apabila harga energi bisa terus terjaga stabil, maka dunia bisa lepas dari ancaman inflasi. Dengan begitu, bank sentral di berbagai negara bisa punya ruang untuk bernapas, tidak perlu terburu-buru menaikkan suku bunga acuan.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga naik.

“Saya melihat kesepakatan AS-Iran adalah katalis positif bagi emas. Dengan tantangan yang mereda, maka faktor struktural seperti pembelian bank sentral, diversifikasi aset dari dolar AS, serta berlanjutnya permintaan dari Asia dan Timur Tengah akan kembali menghampiri,” tutur Alex Wolf, Global Head of Macro and Fixed Income Strategy di JPMorgan Private Bank, juga diberitakan Bloomberg News.

Harga Emas di Pasar Spot (Sumber: Bloomberg)

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini, Rabu (17/6/2026)? Apakah bisa terjadi kenaikan lima hari beruntun?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih tersangkut di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 44. RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish.

Namun indikator Stochastic RSI sudah menyentuh 99. Hampir di titik tertinggi, sudah sangat jenuh beli (overbought).

Untuk perdagangan hari ini, harga emas sepertinya berisiko turun. Cermati pivot point di US$ 4.329/troy ons.

Dari sini, ada kemungkinan harga emas akan mengetes support US$ 4.317/troy ons. Jika tertembus, maka level US$ 4.310-4.305/troy ons  bisa menjadi target selanjutnya.

Support terjauh ada di US$ 4.253/troy ons.

Andai harga emas masih kuat menanjak, maka US$ 4.335/troy ons rasanya bisa menjadi target resisten terdekat. Selepas itu resisten ada di rentang US$ 4.350-4.369/troy ons.

Resisten terjauh adalah US$ 4.409/troy ons.

(aji)

No more pages