Logo Bloomberg Technoz

Ada Masalah Software, Robotaxi Waymo Bisa Ngebut Tanpa Kendali

Redaksi
19 June 2026 14:36

Mobil otonom atau robotaxi dari Waymo, bagian dari Alphabet Inc., perusahaan induk Google. (Alex Kent/Bloomberg)
Mobil otonom atau robotaxi dari Waymo, bagian dari Alphabet Inc., perusahaan induk Google. (Alex Kent/Bloomberg)

Bloomberg, Waymo menarik kembali ribuan robotaxi milik perusahaan dengan tujuan untuk memperbaiki masalah software yang berpotensi menyebabkan kendaraan otonom tersebut memasuki dan melaju dengan kecepatan tinggi di jalan tol, khususnya zona pekerjaan.

Kendaraan milik unit Alphabet Inc. ini gagal mengenali area perbaikian di jalan tol dalam 13 insiden di Phoenix dan San Francisco pada bulan April dan Mei, menurut laporan yang diajukan pada hari Rabu kepada Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA).

Waymo berencana memperbarui software mengemudi otonomnya agar dapat mendeteksi ketika kendaraan berada di zona pekerjaan dan menghindari masuk ke dalamnya, menurut laporan terpisah. Solusi tersebut masih dalam tahap pengembangan. Ini merupakan recall kedua yang dilakukan perusahaan sejak Mei. 


Dalam enam kejadian di Phoenix, mobil otonom Waymo tidak mengenali dan melaju melewati rambu penutupan jalan masuk ke zona pekerjaan yang telah direncanakan di jalan tol.

Di San Francisco, tujuh kendaraan memasuki lajur jalan tol yang sedang dalam proses konstruksi dengan “berjalan di antara kerucut yang menandai penutupan lajur di lajur yang berdekatan,” karena mereka secara tidak tepat memprioritaskan penghindaran bahaya jalan tol lainnya, menurut pengajuan tersebut.