Logo Bloomberg Technoz

Setelah proses registrasi selesai, sistem akan mengirimkan kode OTP melalui SMS untuk verifikasi akun. Pengguna kemudian dapat memilih metode pembayaran yang tersedia, seperti kartu debit dari sejumlah bank, OVO, GoPay, maupun LinkAja.

Untuk melengkapi data akun, pengguna juga perlu mengisi informasi tambahan seperti nomor KTP, alamat, tempat dan tanggal lahir, serta data pribadi lainnya pada menu profil.

2. Pendaftaran Lewat Website Resmi

Bagi masyarakat yang mengalami kendala saat menggunakan aplikasi, pendaftaran juga dapat dilakukan melalui situs resmi Subsidi Tepat.

Sebelum memulai proses pendaftaran, siapkan dokumen penting seperti KTP, STNK, foto kendaraan, dan dokumen pendukung lainnya. Selanjutnya, buka situs Subsidi Tepat dan pilih menu pendaftaran.

Lengkapi seluruh data yang diminta, unggah dokumen kendaraan, serta foto nomor polisi kendaraan. Setelah seluruh proses selesai, data akan diverifikasi dengan waktu pencocokan maksimal 14 hari kerja.

Apabila pendaftaran disetujui, peserta dapat mengunduh kode QR yang nantinya digunakan untuk bertransaksi BBM bersubsidi di SPBU Pertamina.

3. Pendaftaran Secara Offline di SPBU

Selain secara digital, masyarakat juga dapat mendaftar langsung di SPBU Pertamina yang menyediakan layanan pendaftaran Subsidi Tepat.

Sebelum datang ke lokasi, pastikan seluruh dokumen telah dipersiapkan. Dokumen yang dibutuhkan antara lain foto KTP, foto diri, STNK, foto kendaraan, foto nomor polisi, serta dokumen KIR bagi kendaraan yang diwajibkan memiliki KIR.

Batas Pembelian Solar Bersubsidi

Program Subsidi Tepat juga menerapkan pembatasan pembelian solar bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketentuan Pembelian Harian

  • Kendaraan pribadi roda empat maksimal membeli 60 liter solar per hari.

  • Kendaraan penumpang atau kendaraan barang roda empat maksimal membeli 60 liter per hari.

  • Masyarakat yang belum terdaftar dalam program Subsidi Tepat hanya dapat membeli solar bersubsidi hingga 20 liter per hari.

Ketentuan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Nomor 04/P3JBT/BPH Migas/Kom/2020.

Cara Cek Status Pendaftaran Subsidi Tepat

Setelah melakukan pendaftaran, masyarakat dapat memantau status pengajuan melalui email yang digunakan saat registrasi.

Jika belum menerima informasi verifikasi, pengguna dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui laman pengecekan status Subsidi Tepat. Caranya dengan memasukkan nomor polisi kendaraan, nomor handphone, dan NIK pada kolom yang tersedia.

Setelah data dimasukkan dan tombol pencarian ditekan, sistem akan menampilkan informasi terbaru terkait status pendaftaran yang telah diajukan.

Digitalisasi Penyaluran BBM Bersubsidi

Program Subsidi Tepat menjadi salah satu langkah digitalisasi dalam penyaluran BBM bersubsidi di Indonesia. Dengan penggunaan barcode atau kode QR saat transaksi, pemerintah dan Pertamina dapat memantau distribusi solar bersubsidi secara lebih akurat.

Sistem ini diharapkan mampu memastikan subsidi energi tepat sasaran, meningkatkan transparansi distribusi, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

(seo)

No more pages