Logo Bloomberg Technoz

Dalam beberapa foto, ponsel juga terlihat dalam posisi setengah terlipat yang memperlihatkan desain foldable bergaya buku (book-style foldable).

Ponsel lipat premium ini juga dikabarkan akan ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9500 yang dipadukan dengan sistem operasi OriginOS 6 Fold.

Vivo disebut juga fokus menghadirkan pengalaman multitasking dan produktivitas berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui fitur terbaru Atomic Workbench.

Di mana, fitur tersebut memungkinkan beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan dalam satu ruang kerja yang lebih efisien.

Di sektor layar, Vivo X Fold 6 dirumorkan mengusung layar utama lipat berukuran 8,02 inci beresolusi 2K dengan teknologi Ultra-Thin Glass (UTG). Sementara layar luarnya berukuran 6,51 inci AMOLED yang dirancang tetap nyaman digunakan saat perangkat dalam kondisi terlipat.

Vivo disebut membekali perangkat ini dengan baterai silikon-karbon berkapasitas sekitar 6.900 mAh hingga 7.000 mAh. Baterai tersebut juga dikabarkan mendukung pengisian cepat 80W dan pengisian nirkabel 40W.

Vivo X Fold 6 dirumorkan membawa kamera utama 200 megapiksel yang dipadukan kamera ultra-wide 50 megapiksel dan kamera periskop telefoto 50 megapiksel. Konfigurasi tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu sistem kamera paling mumpuni di segmen ponsel lipat premium.

Selain itu, perangkat ini disebut tetap mempertahankan sensor sidik jari yang terintegrasi pada sisi bodi serta membawa peningkatan ketahanan terhadap debu dan air.

Vivo juga dikabarkan mengoptimalkan desain engsel dan bobot perangkat agar tetap tipis meski mengusung baterai berkapasitas besar.

(mef/ell)

No more pages