Logo Bloomberg Technoz

Mantan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule, pernah mengungkap bahwa anggaran untuk tim kepelatihan Shin Tae-yong mencapai sekitar Rp2 miliar per bulan.

Angka tersebut merupakan total anggaran yang digunakan untuk kebutuhan tim kepelatihan, termasuk sejumlah asisten yang mendampingi Shin Tae-yong selama menangani Timnas Indonesia.

Estimasi Pendapatan Pribadi

Meski mencapai Rp2 miliar per bulan, nominal tersebut bukan sepenuhnya menjadi pendapatan pribadi Shin Tae-yong.

Saat bertugas bersama Timnas Indonesia, ia diketahui membawa enam asisten pelatih asal Korea Selatan yang turut masuk dalam struktur tim kepelatihan. Karena itu, anggaran tersebut harus dibagi untuk berbagai kebutuhan staf.

“Tapi itu kan tim, ada enam pelatih lainnya. Mungkin dia dapat Rp1,1 miliar,” kata Iriawan.

Berdasarkan gambaran tersebut, pendapatan pribadi Shin Tae-yong saat menangani Timnas Indonesia diperkirakan berada di kisaran Rp1,1 miliar per bulan.

Potensi Nilai Kontrak di Persija

Nilai tersebut kini menjadi salah satu acuan dalam memperkirakan besaran gaji yang berpotensi diterima Shin Tae-yong di Persija Jakarta.

Sebagai salah satu klub dengan basis suporter terbesar di Indonesia, Persija dikenal memiliki kondisi finansial yang relatif kuat untuk mendukung kebutuhan tim.

Meski demikian, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai apakah nilai kontrak Shin Tae-yong di Persija lebih tinggi, setara, atau justru berbeda dibanding pendapatannya saat melatih Timnas Indonesia.

Persija Disebut Siapkan Dana Besar

Persija. (Dok. Persija)

Selain mendatangkan Shin Tae-yong, Persija juga disebut tengah menyiapkan investasi besar untuk memperkuat skuad.

Media Goalpost Asia melaporkan bahwa manajemen Persija berencana mengalokasikan dana hingga US$30 juta untuk mendukung aktivitas transfer pemain dan pembangunan tim.

Jika terealisasi, langkah tersebut menunjukkan ambisi Persija untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara sekaligus memaksimalkan pengalaman Shin Tae-yong di level internasional.

(seo)

No more pages