Logo Bloomberg Technoz

Apple masih mengakui bahwa peluncuran fitur-fitur barunya akan memakan waktu. Awalnya, Siri AI hanya akan tersedia dalam bahasa Inggris, dan masih akan diberi label sebagai versi beta saat diluncurkan kepada konsumen pada musim gugur ini. Selain itu, fitur-fitur AI terbaru tersebut pada awalnya tidak akan tersedia di China dan Uni Eropa.

Presentasi pada hari Senin ini sama pentingnya untuk memperbaiki celah pada edisi sebelumnya sekaligus diharapkan menjadi tonggak lebih baik untuk mempersiapkan langkah selanjutnya. Dengan membangun kembali Siri dan memodernisasi teknologi AI-nya, Apple sedang menciptakan fondasi untuk gelombang produk masa depan yang bergantung pada kecerdasan buatan yang lebih mumpuni.

Siri, sebagai layanan asisten akan mampu mengakses informasi pribadi, data dari web, konten di layar, dan aplikasi. Namun, hal itu hanya menghadirkan kemampuan yang semula direncanakan Apple untuk dirilis pada awal 2025.

Komitmen sebelumnya mengenai fitur Apple Intelligence tersebut membuat perusahaan terperangkap pada masalah hukum. Bulan lalu, Apple harus rela membayar US$250 juta kepada konsumen untuk menyelesaikan klaim bahwa perusahaan telah melebih-lebihkan kemampuan perangkat software tersebut. 

Siri AI, yang akan tersedia bagi develope, juga telah didesain ulang. Fitur ini menjadi bagian dari antarmuka Dynamic Island iPhone dan untuk pertama kalinya memiliki aplikasi khusus serta pengalaman bergaya chatbot.

Baca Juga: Dampak dari Pembatalan Proyek Mobil Listrik Apple

Mike Rockwell, eksekutif yang memimpin tim pengembangan Siri, mendemonstrasikan asisten tersebut saat melakukan berbagai tugas, seperti mencari informasi konser, memutar musik, dan mengatur pengingat. Presentasi tersebut bertujuan untuk menunjukkan bahwa sistem ini lebih andal dibandingkan versi saat ini.

Selain Siri, Apple memperkenalkan beragam fitur baru yang didukung AI, termasuk pembaruan pada pengeditan foto, bantuan penulisan, dan fitur Visual Intelligence. Fitur-fitur tersebut dijalankan menggunakan Apple Foundation Models generasi terbaru, yang telah dikembangkan ulang dengan memanfaatkan teknologi Google Gemini

iPhone 16 dengan fitur unggulan Apple Intelligence. (Bloomberg)

Janji Pembaruan Hardware

Langkah selanjutnya adalah memperbarui hardware Apple, sebuah proses yang dimulai pada musim gugur ini dengan iPhone lipat pertama dan iPhone 18 Pro. Apple berencana memasarkan kedua perangkat tersebut dengan mengandalkan fitur-fitur AI Siri dan Apple Intelligence.

Harapannya adalah mendorong pengguna untuk memperbarui ponsel mereka agar dapat menikmati teknologi AI terbaru. Kemampuan paling canggih setidaknya akan membutuhkan iPhone 17 Pro atau iPhone Air, model yang dirilis tahun lalu. Untuk seri iPhone 14 dan versi tua lagi tidak dapat kesempatan mencoba Apple Intelligence.

“Fitur-fitur ini akan menjadi katalisator besar bagi pengguna iPhone 14 dan versi yang lebih lama untuk melakukan upgrade, terutama mereka yang mungkin mempertimbangkan untuk menunda pembelian karena tekanan inflasi atau ketidakpastian ekonomi,” menurut Nabila Popal dari IDC.

Apple Mengecilkan Kekhawatiran Penggunaan Model AI Google Akan Merusak Privasi (Bloomberg)

“Mendorong konsumen yang sudah lama menggunakan produk Apple namun ragu untuk melakukan upgrade akan membantu Apple mempertahankan momentum saat ini, dan itu merupakan pencapaian signifikan di pasar smartphone yang sedang mengalami penurunan,” katanya. 

Apple juga meluncurkan teknologi yang dirancang untuk mendukung kategori perangkat hardware yang sepenuhnya baru.

Kemampuan Visual Intelligence yang diperluas dan sistem AI yang lebih canggih akan membantu menggerakkan kacamata pintar dan perangkat perangkat wearable yang dilengkapi kamera. Dalam salah satu cuplikan, Apple menunjukkan bagaimana headset Vision Pro dapat mengidentifikasi objek hanya dengan melihatnya. 

Interface Siri yang ditingkatkan dan teknologi AI yang mendasarinya juga menjadi inti dari perangkat rumah tangga next-gen Apple. Lini produk tersebut akan mencakup hub layar pintar dan perangkat meja yang lebih canggih dengan lengan robotik.

Sebagai bagian dari perubahan tersebut, Apple menyempurnakan interface Liquid Glass, yang diperkenalkan 2025. Pengguna kini dapat menyesuaikan intensitas efek visual dengan penggeser, menanggapi keluhan bahwa desain tersebut terkadang membuat teks sulit dibaca.

Investor Apple Mengharapkan Perombakan AI untuk Mendorong Kenaikan Harga Selanjutnya (Bloomberg)

Secara menyeluruh berikut adalah poin-poin yang paling digarisbawahi pada WWDC 2026:

  1. Apple membawa arsitektur baru pada iOS 27

  2. Apple menepati kehadiran fitur-fitur AI yang seharusnya rilis dua tahun lalu, termasuk Siri yang memiliki fungsi lebih optimal.

  3. Keynote Apple termasuk di dalamnya demonstrasi yang dinilai membangkitkan keyakinan bahwa fungsionalitas barunya akan bekerja sesuai yang diiklankan.

  4. Perangkat Mac mendapatkan peningkatan produktivitas signifikan dengan Visual Intelligence dan aplikasi Siri yang baru.

  5. AI dari Apple berfokus pada fitur-fitur yang diyakini akan diminati oleh konsumen umum, juga alami peningkatan signifikan.

  6. Apple bersiap untuk mendukung berbagai perangkat AI masa depan, iPhone lipat, dan produk-produk baru utama lainnya dengan model kecerdasan buatan yang lebih baik serta fondasi yang lebih kokoh di sisi perangkat software.

(red)

No more pages