Serangan ini terjadi setelah adanya ancaman berulang kali dari Rusia dalam beberapa hari terakhir untuk mengintensifkan gempuran ke Kyiv. Pada hari Jumat pekan lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy juga telah memperingatkan bahwa Rusia tengah mempersiapkan serangan udara besar-besaran.
Serangan udara ini dilancarkan tak lama setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar rapat mendesak pada Senin malam terkait penyelidikan serangan di sebuah perguruan tinggi di Starobilsk, wilayah Luhansk yang saat ini diduduki Rusia. Pejabat bentukan Rusia mengeklaim bahwa 21 orang tewas dan puluhan lainnya luka-lukas dalam serangan tersebut, yang mereka tuduhkan kepada pihak Ukraina.
Di sisi lain, pihak Ukraina membantah tuduhan Putin yang menyebut pasukannya menyasar fasilitas sipil. Ukraina menegaskan bahwa serangan mereka di Starobilsk murni menargetkan markas besar unit drone militer Rusia yang beroperasi di wilayah tersebut.
(bbn)































