Orlando mengklaim tak mengetahui siapa sosok yang akan menerima amplop berisi uang Sin$213.600 tersebut.
"Izin majelis [hakim], kami tegaskan yang nomor 1 adalah Dirjen Bea Cukai [Djaka Budhi Utama]. Nilainya Sin$213.600. Itu kami yang tegaskan. Karena kami yang punya bukti ini," ujar Jaksa KPK Takdir Suhan dikutip, Kamis (21/5/2026).
Tak hanya itu, Presiden Prabowo Subianto juga secara terang-terangan meminta Purbaya untuk mengganti pimpinan bea cukai. Hal ini disampaikan dalam pidatonya terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Rabu (20/5/2026).
“Bea cukai kita harus diperbaiki Menteri Keuangan, kalau pimpinan bea cukai tidak mampu segera diganti, “ kata Prabowo.
(dov/wdh)





























