Untuk perdagangan hari ini, Senin (25/5/2026), BRI Danareksa Sekuritas menyebut secara teknikal, IHSG sudah berada di level support pentingnya pada 5.900–6.000 sehingga berpotensi terjadi technical rebound.
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak terbatas dengan range support di 6.100 dan resistance pada 6.400,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Pelaku pasar masih akan mencermati perkembangan terkait regulasi sentralisasi ekspor komoditas strategis, terutama mengenai mekanisme dan implementasinya yang sejauh ini masih memunculkan berbagai interpretasi dari sejumlah pihak.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah CPIN, HRTA, dan ESSA.
Dari global, melansir Phintraco Sekuritas, Bursa Wall Street ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya. Faktor positif berasal dari indikasi kemajuan dalam upaya perdamaian untuk menyudahi konflik Timur Tengah.
Koreksi harga minyak di pasar turut jadi pendorong, tersiarnya laporan negosiasi Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk kemungkinan mengakhiri perang, telah meredakan kekhawatiran akan inflasi.
Yang juga jadi perhatian pasar, Presiden AS Donald Trump menyatakan– kesepakatan sedang disusun untuk membuka kembali selat Hormuz. Terlebih, media Pemerintah Iran melaporkan puluhan kapal telah melintasi Selat Hormuz di bawah pengawasan Iran
“Perkembangan seputar kesepakatan AS-Iran dan dampaknya terhadap harga minyak, masih akan berpengaruh terhadap pasar global,” mengutip paparan Phintraco.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham UNVR, BBRI, ESSA, WIFI, MBMA, dan ADRO.
CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, menguatnya Bursa Wall Street seiring harapan akan segera tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran serta naiknya beberapa komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Namun memang, dibantahnya isu Badan Ekspor Tunggal pelaksanaannya ditunda menjadi awal tahun, melemahnya nilai tukar rupiah dan berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.060–5.960 dan resistance 6.265–6.365,” tulis riset CGS International.
Dengan saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham EXCL, MYOR, HRTA, CPIN, MAPI, dan TINS.
Panin memproyeksikan IHSG akan menguat hari ini yang didorong ekspektasi adanya kesepakatan pembukaan Selat Hormuz, lebih stabilnya nilai tukar rupiah, serta ruang koreksi yang relative terbatas.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip Panin Sekuritas.
Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah IMPC, NCKL, dan PTRO.
(fad)


























