Logo Bloomberg Technoz

KSAL Soal Isu Australia Punya Kapal Selam Tenaga Nuklir

Dovana Hasiana
20 May 2026 09:40

Ilustrasi Kapal Selam (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi Kapal Selam (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut Muhammad Ali buka suara mengenai kabar yang menyebutkan Australia bakal memiliki kapal selam dengan tenaga nuklir yang berkaitan dengan pakta keamanan trilateral Australia, United Kingdom, and United States (Aukus). 

Ali mengaku sudah menanyakan kabar ini secara langsung kepada Kasal Australia Vice Admiral Mark Hammond. Dalam hal ini, Australia memang sedang mengembangkan kapal selam dengan tenaga nuklir untuk angkatan lautnya -- yang bisa diambil dari Virginia Class dari AS atau Astute Class dari Inggris. 

Namun, Ali mengatakan Hammond menggarisbawahi kapal selam tersebut bukan bersenjata nuklir atau Ship Submersible Ballistic Nuclear (SSBN). Namun, mereka mengembangkan kapal bertenaga nuklir atau ship submersible nuclear (SSN). 


"Hanya kapal selam dengan pendorong nuklir, dia tidak membawa senjata nuklir. Ini dicek terus oleh badan PBB untuk ketelitian dalam penggunaan tenaga nuklirnya," ujar Ali dalam rapat kerja dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa (19/05/2026). 

Menyitir Bloomberg News, pada Desember 2025, Pentagon telah mendukung perjanjian keamanan Aukus antara AS, Inggris, dan Australia, mendukung inisiatif untuk menyediakan Australia dengan kapal selam nuklir dan berbagi teknologi penting di antara sekutu.