Logo Bloomberg Technoz

Deretan Bursa Saham Asia yang turut dibuka di zona merah. Index KOSDAQ (Korea Selatan), Topix (Jepang), NIKKEI 225 (Jepang), Straits Times (Singapura), Shenzhen Comp. (China), Hang Seng (Hong Kong), KLCI (Malaysia), Shanghai Composite (China), dan KOSPI (Korea Selatan).

Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, Rabu (20/5/2026), mengutip BRI Danareksa Sekuritas, tekanan pasar masih terus menghantui terutama berasal dari saham-saham konglomerasi dan komoditas seiring munculnya rumor terkait rencana pemerintah membentuk badan khusus pengelola ekspor komoditas strategis, mencakup batu bara, CPO, hingga mineral logam. Biarpun Kementerian ESDM membantah hal itu, Isu tersebut masih memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi pengendalian harga jual yang dapat menekan margin dan profitabilitas emiten terkait.

“Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih berpotensi bergerak dalam tekanan dengan area support di 6.322 dan resistance pada 6.635,” papar BRI Danareksa.

Fokus pasar selanjutnya tertuju pada hasil RDG Bank Indonesia yang diproyeksikan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,00%, serta pidato Presiden Prabowo terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar jangka pendek.

Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah TLKM, MYOR, dan SUPA.

Menyitir Phintraco Sekuritas, pelemahan IHSG akibat tekanan jual setelah beredarnya rumor pemerintah berencana untuk mengatur ekspor komoditas melalui satu badan khusus bentukan negara. Sejumlah komoditas yang dirumorkan akan diatur diantaranya batu bara, CPO hingga mineral logam. 

“Secara teknikal, IHSG ditutup di bawah level 6.400 dengan volume jual yang meningkat. Sehingga IHSG diperkirakan berpotensi uji level support di 6.250–6.300,” papar Phintraco.

Presiden Prabowo berencana hadir di Rapat Paripurna DPR dan akan menyampaikan pidato tentang Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027. Ini merupakan pertama kalinya Kepala Negara langsung menyampaikan dokumen KEM-PPKF di hadapan DPR, yang biasanya disampaikan oleh Menteri Keuangan. 

Turut jadi perhatian, investor mengantisipasi hasil RDG Bank Indonesia yang akan diumumkan Rabu, di mana menurut konsensus, Bank Indonesia akan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5%, dalam rangka untuk meredam pelemahan rupiah. 

Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ASII, JPFA, AMRT, ULTJ, dan BRIS.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya Bursa Wall Street, hingga turunnya harga mayoritas komoditas diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. 

Sementara itu, membaiknya defisit APBN di bulan April– dengan capaian defisit 0,63%, dibanding bulan sebelumnya 0,93% dan mulai adanya aksi beli investor asing  berpeluang menjadi sentimen positif  untuk IHSG. 

Defisit APBN terbilang Rp164,4 triliun atau setara 0,64%  PDB per 30 April 2026, lebih rendah dibanding defisit pada Maret 2026 yang mencapai Rp240,1 triliun atau 0,93% PDB. Hal ini diantaranya ditopang oleh keseimbangan primer yang kembali mencatat surplus sebesar Rp28 triliun pada April 2026 dari defisit Rp95,8 triliun pada Maret 2026. 

Pendapatan negara meningkat menjadi Rp918,4 triliun dari sebelumnya Rp574,9 triliun, namun belanja negara juga meningkat menjadi Rp1.082,8 triliun dari Rp815 triliun pada periode sebelumnya.

Di sisi lain investor juga akan mencermati keputusan BI terkait suku bunga acuan yang menurut konsensu akan dinaikan 25 bps menjadi 5%. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.220–6.070 dan resistance 6.520–6.575,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham MYOR, AMRT, BDMN, BBTN, GGRM, dan HMSP.

Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG lanjut melemah, disebabkan oleh tensi geopolitik global yang masih tinggi, risiko pelemahan nilai tukar rupiah, serta ketidakpastian kebijakan yang akan mengurangi kepercayaan dari investor asing.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.

Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BBTN, HEAL, dan BMRI.

(fad)

No more pages