Perkembangan di Timur Tengah masih menjadi sorotan utama pelaku pasar. Perang di wilayah tersebut membuat Selat Hormuz masih tertutup, yang mengganggu arus perdagangan berbagai komoditas vital utamanya energi.
Harga minyak dunia pun bertahan di level tinggi. Kemarin, harga minyak jenis brent nyaris menyentuh US$ 106/barel.
Ancaman inflasi tinggi pun menghantui perekonomian global. Akibatnya, akan sulit bagi bank sentral di berbagai negara untuk melonggarkan kebijakan moneter melalui penurunan suku bunga acuan.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas akan terasa kurang menguntungkan saat suku bunga belum turun.
(aji)
No more pages




























