Harga emas dunia bertahan di zona pelemahan setelah terjadi percepatan inflasi Amerika Serikat (AS) berpeluang meningkatkan potensi The Fed menaikkan suku bunga acuan tahun ini lebih cepat.
Namun begitu, emas kini tak lagi sepenuhnya bergerak mengikuti arah suku bunga. Sekarang, pendorong utama harga emas adalah permintaan, terutama pembelian agresif dari bank-bank sentral dunia.
"Kami melihat pola yang sama, bahkan sangat jelas, sejak 2022. Harga emas tetap kuat ketika suku bunga melonjak, dan emas cenderung reli ketika suku bunga turun," kata Yuxuan Tang, Head of Rates and FX Strategy Asia di JPMorgan Chase & Co, seperti dikutip Bloomberg News.
(dsp)
No more pages






























