Logo Bloomberg Technoz

Bumi Berseru Fest Dorong Kolaborasi Hijau Bersama Telkom


(Dok. Telkom)
(Dok. Telkom)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui program Bumi Berseru Fest 2025. Program ini menjadi salah satu langkah perusahaan dalam mendorong inovasi berbasis teknologi untuk menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan lingkungan di Indonesia.

Bumi Berseru Fest tidak hanya dirancang sebagai ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi yang menghubungkan inovator, komunitas, dan masyarakat dalam menciptakan dampak berkelanjutan. Tahun ini, program tersebut memasuki tahap akhir melalui penyelenggaraan Awarding Day yang digelar pada 25 April 2026.

Telkom melihat tantangan lingkungan di Indonesia membutuhkan pendekatan yang lebih kolaboratif dan terukur. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2025, sebanyak 13,4 persen dari total 84.139 desa dan kelurahan di Indonesia telah mengalami setidaknya satu jenis pencemaran lingkungan.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, mulai dari menurunnya akses terhadap air bersih hingga ancaman terhadap keberlanjutan ekosistem. Karena itu, Telkom mendorong lahirnya inovasi yang dapat diterapkan langsung di tengah masyarakat.

Antusiasme publik terhadap program ini terlihat dari jumlah peserta yang mencapai lebih dari 2.200 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui tahapan seleksi yang ketat, sebanyak 83 tim terpilih mengikuti sesi pitching secara daring.

Dari proses tersebut, sebanyak 47 tim terbaik mendapatkan dukungan pendanaan serta pendampingan untuk menjalankan implementasi program inovasi lingkungan secara langsung. Tahap implementasi berlangsung selama tiga bulan dengan berbagai kegiatan yang menyasar persoalan lingkungan di masyarakat.

Selama proses implementasi, Telkom memberikan pendampingan intensif kepada seluruh peserta. Dukungan tersebut mencakup sesi mentoring, penguatan kapasitas, hingga evaluasi berkala agar setiap program mampu menghasilkan dampak yang nyata dan terukur.

Fokus pada Solusi Nyata dan Berkelanjutan

Pada tahap akhir atau Awarding Day, seluruh semifinalis kembali mempresentasikan hasil implementasi program mereka di hadapan dewan juri. Dari proses penilaian tersebut, terpilih 17 inovator terbaik nasional yang dinilai berhasil menghadirkan solusi inovatif dengan dampak signifikan bagi lingkungan.

Dalam kategori Teknologi Hijau, penghargaan diberikan kepada Carbon Circle Community dan Satu Banten. Kedua tim tersebut dinilai mampu menghadirkan inovasi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pengurangan pencemaran lingkungan.

Sementara itu, kategori Aksi untuk Bumi sub kategori Air dimenangkan oleh Hima Biologi, Blue Triangle Conservation, serta Kelompok Muda Pecinta Hutan Desa Hoder. Ketiga tim tersebut menghadirkan solusi yang berfokus pada pelestarian sumber daya air dan edukasi lingkungan kepada masyarakat.

Pada sub kategori Tanah, penghargaan diraih oleh Komunitas Urban Farming Lebak, EkoSwara, dan HPAI Malang Raya. Program yang mereka jalankan berorientasi pada pengelolaan lahan berkelanjutan dan penguatan ketahanan lingkungan berbasis komunitas.

Di kategori Inovasi Eco Produk, sub kategori Daur Ulang dimenangkan oleh Tenun Ikat by Nay Collection, Underwater Crafting, dan Sekar Handycraft. Mereka menghadirkan produk kreatif berbahan dasar limbah yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung pengurangan sampah.

Sub kategori Gaya Hidup diberikan kepada Hanenda.idn, Oentukmu.id, dan Noto Godhong. Adapun sub kategori Material Inovatif dimenangkan oleh Binangan Jabu, Tano Puan, dan King Leaf Internasional.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, mengatakan bahwa program ini menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk menciptakan dampak berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.

“Telkom meyakini bahwa setiap inovasi harus memiliki model keberlanjutan yang kuat agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam mitigasi perubahan iklim dan pengurangan pencemaran lingkungan. Melalui program ini, kami tidak hanya mendorong lahirnya ide ide kreatif, tetapi juga memastikan implementasinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hery.

Menurut Telkom, pendekatan berbasis kolaborasi menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Melalui program ini, perusahaan berupaya mempertemukan berbagai pemangku kepentingan agar tercipta solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Program Bumi Berseru Fest juga menjadi bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL Telkom. Inisiatif tersebut sejalan dengan agenda global Sustainable Development Goals atau SDGs, khususnya pada Tujuan 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Selain itu, program ini juga mendukung Tujuan 13 terkait penanganan perubahan iklim serta Tujuan 17 mengenai kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Melalui berbagai program lingkungan, Telkom ingin memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Ke depan, Telkom menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran sebagai enabler dalam ekosistem digital dan keberlanjutan. Perusahaan akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor melalui berbagai inovasi yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Melalui Bumi Berseru Fest, Telkom berharap lahir semakin banyak inovasi berbasis teknologi yang tidak hanya memberikan solusi lokal, tetapi juga mendukung ketahanan lingkungan nasional secara berkelanjutan.