Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Diam-diam Borong Saham BRPT dan BBNI

Muhammad Julian Fadli
05 May 2026 08:45

Pekerja melihat gawai menampilkan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Pekerja melihat gawai menampilkan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Senin 4 Mei 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau dengan menguat 15,15 poin (0,22%) di posisi 6.971.

Seiringan dan sejalan dengan arah IHSG, investor asing melangsungkan beli bersih (net buy) Rp1,92 triliun pada perdagangan saham seluruh pasar. Namun berbeda halnya, pada pasar reguler investor asing masih net sell Rp791 miliar.

Adapun investor asing net buy terbesar pada saham PT Timah Tbk (TINS) mencapai Rp91,69 miliar. Terdorong tren pembelian, saham TINS menguat 6,15% hingga ditutup di posisi Rp3.800/saham.

Penutupan Saham TINS pada Senin 4 Mei 2026 (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran oleh investor asing sepanjang perdagangan Senin (4/5/2026):

  1. PT Timah Tbk (TINS) Rp91,69 miliar
  2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp74,08 miliar
  3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp41,97 miliar
  4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp41,07 miliar
  5. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp31,45 miliar
  6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp28,28 miliar
  7. PT Indosat Tbk (ISAT) Rp21,42 miliar
  8. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp15,5 miliar
  9. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Rp14,01 miliar
  10. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp12,93 miliar

Sementara itu, investor asing net sell terbesar pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp316,81 miliar. Berseberangan jauh dengan tekanan jual, saham BMRI berhasil menguat 0,68% di posisi Rp4.420/saham.

Penutupan Saham BMRI pada Senin 4 Mei 2026 (Bloomberg)