Logo Bloomberg Technoz

Ekspektasi Inflasi

Di sisi lain, para ekonom juga memperkirakan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada kuartal II-2026 sebesar 2,6%. Namun, para ekonom memperkirakan pada 2026 inflasi akan mencapai 3,1%.

Kondisi perang Timur Tengah menyebabkan kenaikan harga minyak mentah dan mengerek berbagai komponen inflasi, mulai dari biaya transportasi hingga harga pangan, yang pada akhirnya mendorong inflasi inti.

"Meningkatnya aversi risiko telah melemahkan rupiah terhadap dolar AS dan mata uang utama lainnya, sehingga meningkatkan biaya impor," sebut Tamara Mast Henderson, Ekonom Bloomberg Economics, dalam catatannya.

Inflasi April tercatat tembus 2,42% yoy. Meski masih dalam rentang proyeksi Bank Indonesia, tetapi inflasi secara tahunan didorong terutama oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yakni mencapai 3,06% dan memberi andil inflasi 0,9%, menggambarkan adanya kenaikan harga pada kebutuhan dasar. 

Aktivitas Manufaktur Turun

Indeks PMI Manufaktur Indonesia versi S&P Global pada April tercatat turun menjadi 49,1 dari 50,1 pada Maret. Kondisi ini menandai kembalinya sektor manufaktur ke zona kontraksi.

Capiaian April juga menjadi yang terendah sejak Juni 2025, mengindikasikan tekanan yang kembali meningkat pada sektor riil. 

Pelemahan ini terutama tercermin pada komponen output yang turun lebih dalam ke 46,2 dari 48,9 pada bulan sebelumnya, sekaligus menjadi level terendah sejak Mei 2025. Penurunan output ini menegaskan bahwa kontraksi sepertinya tidak hanya bersifat moderat, tapi telah menyentuh aktivitas produksi riil.

Kondisi ini juga mencerminkan bahwa para pelaku usaha (produsen) melaporkan adanya kelesuan permintaan dari pasar domestik juga dari pasar ekspor

Dengan begitu, April menjadi bulan kedua beruntun bagi sektor manufaktur domestik berada dalam fase kontraksi, dan memperkuat sinyal perlambatan di sisi produksi yang pada akhirnya akan tercermin pada capaian pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026. 

(dsp/aji)

No more pages