BTID selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Kura Kura Bali memaparkan ekosistem Knowledge District merupakan lokasi pengembangan KEK Sektor Keuangan. Ini dirancang sebagai ekosistem terintegrasi dengan mengoptimalkan modal pengetahuan, pendidikan, dan sumber daya manusia sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Bali.
Ke depan, pengembangan KEK Kura Kura Bali akan dilanjutkan melalui penyelesaian sejumlah proyek strategis pada 2026. Hingga kuartal I-2026, Airlangga mengklaim KEK Kura Kura Bali mencatat realisasi investasi sebesar Rp1,62 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 2.146 orang.
Sebelumnya, Rosan memastikan pemerintah akan membentuk satuan tugas atau Satgas dan badan otoritas Indonesia Financial Center akan dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pengembangan IFC di Bali.
"Ini tadi baru Pak Menko menyampaikan akan segera dibentuk dalam secepat-cepatnya," ujar Rosan saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (28/4/2026).
Wacana pembentukan International Financial Center ini berkembang dari yang awalnya hanya family office. Kala itu, wacana family office pertama kali digaungkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan pada medio 2024, ketika masih menjabat Menko Kemaritiman dan Investasi pada pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo.
Sekadar catatan, rencana pembangunan IFC di Indonesia ini telah disampaikan Luhut saat melaporkan kondisi terkini perekonomian nasional kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Selasa (21/4/2026).
Dia mengatakan penguatan inisiatif pembangunan Indonesia Financial Center guna menangkap potensi pergeseran arus modal global.
"Kita tidak hanya bicara soal bertahan, tapi bagaimana mengambil manfaat dari situasi ini. Percepatan GovTech dan pembangunan Indonesia Financial Center adalah langkah strategis kita untuk memanfaatkan pergeseran arus modal global," ungkap Luhut dikutip dari akun instagram resmi.
(lav)



























