Biaya Bengkak, Perusahaan Mulai Bandingkan AI Vs Menggaji Manusia
Merinda Faradianti
29 April 2026 09:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Narasi bahwa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) lebih murah dibanding tenaga kerja manusia mulai dipertanyakan. Laporan terbaru Axios mengungkap, dalam sejumlah kasus biaya penggunaan AI kini justru melampaui biaya pekerja manusia.
Fenomena ini terjadi lantaran didorong oleh lonjakan biaya komputasi (compute) yang dibutuhkan untuk menjalankan model AI canggih.
"Untuk tim saya, biaya komputasi jauh melebihi biaya karyawan," kata Bryan Catanzaro, VP Applied Deep Learning Research Nvidia, dikutip dalam laporan Axios, Rabu (29/4/2026).
Tak hanya itu, kenaikkan biaya AI juga tercermin dalam proyeksi belanja teknologi global.
Firma riset Gartner memperkirakan anggaran belanja seputar teknologi informasi dunia akan mencapai US$6,31 triliun pada 2026. Angka ini naik sekitar 13,5% dibanding tahun sebelumnya dengan AI sebagai pendorong utama.
Investasi besar-besaran pada infrastruktur AI mulai dari chip, cloud, hingga pelatihan model membuat perusahaan harus menanggung biaya operasional yang jauh lebih tinggi dibanding ekspektasi awal.































