Logo Bloomberg Technoz

Apple tengah berkejaran dengan waktu untuk memperbaiki teknologi yang selama ini tertinggal. Google dari Alphabet Inc. telah menawarkan kemampuan pengeditan foto AI canggih pada perangkat Pixel-nya selama bertahun-tahun, termasuk alat seperti Magic Eraser, Photo Unblur, dan perluasan gambar generatif. Samsung Electronics Co., yang mengandalkan sistem operasi Android milik Google, juga telah gencar memasuki bidang pengeditan AI dengan jajaran smartphone Galaxy-nya. 

Kinii, aplikasi Foto dari Apple menawarkan empat opsi pengeditan utama: Adjust, Filters, Crop dan Clean Up. Opsi terakhir adalah satu-satunya tool yang didukung AI dari Apple, yang memungkinkan pengguna menghapus objek dari gambar.

Pada perangkat software editing mendatang, perusahaan akan menambahkan bagian baru “Apple Intelligence Tools” ke interface editing. Bagian ini mencakup fitur Extend, Enhance, Reframe, dan Clean Up.

  • Opsi Extend: memungkinkan pengguna menghasilkan konten gambar tambahan di luar bingkai asli. Misalnya, pengguna dapat mengambil foto close-up sebuah landmark dan menggunakan tool ini untuk mengisi pemandangan di sekitarnya. Pengguna dapat mengontrol seberapa banyak objek ditambahkan — dan di mana — dengan memperluas tepi gambar menggunakan jari mereka.

  • Enhance: pengguna memanfaatkan AI untuk secara otomatis meningkatkan warna, pencahayaan, dan kualitas gambar secara keseluruhan.

  • Reframe: fitur yang dirancang terutama untuk foto spasial — format gambar 3D Apple yang dibuat untuk headset Vision Pro. Fitur ini memungkinkan pengguna mengubah perspektif setelah foto diambil. Foto sebuah mobil, misalnya, dapat disesuaikan dari tampilan depan menjadi tampilan samping.

Pengunjung toko Apple menyimak fitur editing foto yang tertanam di iOS terbaru iPhone Air. do: Bloomberg

Namun, pengembangan fitur-fitur tersebut belum sepenuhnya berjalan lancar. Menurut beberapa orang yang telah menggunakannya, tool Extend dan Reframe tidak berfungsi optimal  selama pengujian internal. Secara teoritis, Apple dapat menunda atau mengurangi cakupan fitur-fitur tersebut tergantung pada perbaikan pada model dasarnya.

Apple telah lama menghadapi kritik atas alat pengeditan AI pertamanya. Sejak diluncurkan, pengguna mengeluh bahwa Clean Up dapat menghasilkan hasil yang tidak konsisten — terkadang meninggalkan artefak, mendistorsi gambar, atau mengisi area yang dihapus dengan detail yang tidak akurat.

Pembaruan software oleh Apple yang lebih luas akan berfokus pada dua prioritas utama tahun ini. 

Pertama, mereka berupaya meningkatkan asisten suara Siri dan memperluas bagian lain dari Apple Intelligence. 

Kedua, mereka berupaya menyempurnakan sistem operasinya untuk meningkatkan kinerja. 

Apple Intelligence. (Bloomberg)

Upaya tersebut diharapkan dapat memperpanjang masa pakai baterai dan mengurangi bug setelah pembaruan besar-besaran yang lebih ambisius secara visual tahun lalu.

Perubahan terkait AI lainnya yang sedang dikembangkan meliputi aplikasi Siri khusus dan mendesain ulang interface hingga menyerupai chatbot.

Apple juga akan menawarkan kemampuan untuk mengganti asisten suara pesaing melalui App Store serta opsi bagi Siri untuk menangani beberapa perintah dalam satu permintaan.

(bbn)

No more pages