Logo Bloomberg Technoz

LPG Mahal, Prabowo Minta Kampus Riset Teknologi Alternatif

Dovana Hasiana
27 April 2026 14:40

Daftar Lengkap Harga LPG Nonsubsidi, Resmi Naik Susul BBM (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Daftar Lengkap Harga LPG Nonsubsidi, Resmi Naik Susul BBM (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan Presiden Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi hingga universitas untuk melakukan riset dan mencari teknologi alternatif pengganti liquified petroleum gas (LPG). 

Brian mengatakan hal ini terjadi karena Indonesia masih memiliki ketergantungan impor LPG yang tinggi. Padahal, harganya saat ini tengah melonjak akibat ketegangan geopolitik. Hal ini disampaikan Brian usai melaksanakan rapat terbatas dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia dan Kepala Negara di Istana Kepresidenan pada hari ini.

“Kita membantu Pak Menteri ESDM [Bahlil] untuk terkait teknologi-teknologi. LPG ini kita sangat tinggi ketergantungan pada impor, harga juga naik. Sehingga tadi kampus diminta cari sumber-sumber lain, ada beberapa sumber yang sangat potensial. Nanti semuanya akan kita lakukan penelitiannya membantu,” ujar Brian kepada awak media, Senin (27/04/2026). 


Kementerian ESDM melaporkan impor LPG pada Januari—Februari 2026 mencapai 1,31 juta metrik ton atau setara 83,97% dari total kebutuhan sebesar 1,56 juta metrik ton.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM, produksi LPG domestik pada Januari—Februari 2026 hanya sekitar 130.000 metrik ton.