Awalnya, muncul harapan akan dimulainya putaran baru pembicaraan pada Sabtu (25/4) seiring rencana kunjungan utusan khusus AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, ke Islamabad. Namun, Trump secara mendadak membatalkan rencana tersebut dan menyatakan kepada Fox News bahwa ia enggan "duduk-duduk membicarakan hal yang sia-sia."
"Saya katakan, kita tidak akan melakukan ini lagi. Kita memegang semua kartu. Jika mereka ingin bicara, mereka bisa datang ke kita, atau telepon kita. Kita punya saluran telepon yang aman," tegas Trump pada Minggu. Meski membatalkan kunjungan utusannya, Trump meyakinkan bahwa hal itu bukan berarti perang terbuka akan kembali meletus dalam waktu dekat.
(del)
No more pages





























