Logo Bloomberg Technoz

Menlu Iran ke Rusia untuk Temui Putin, Bahas Gencatan Senjata

Redaksi
27 April 2026 08:50

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. (Fotografer: Fred Merz/Bloomberg)
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. (Fotografer: Fred Merz/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah meninggalkan Islamabad dan bertolak menuju Moskow pada Minggu (26/4). Langkah diplomasi ini dilakukan di tengah upaya keras para mediator internasional untuk menjaga asa kelanjutan dialog antara Teheran dan Washington yang kian menemui jalan buntu.

Kunjungan ke Rusia ini dilakukan setelah Araghchi melakukan pertemuan intensif di Pakistan dengan Panglima Militer Jenderal Asim Munir, yang merupakan mediator kunci, serta Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Menlu Ishaq Dar.

Laporan terbaru dari kantor berita semi-resmi Iran, Iranian Students’ News Agency (ISNA), yang mengutip Duta Besar Iran untuk Rusia, menyebutkan bahwa Araghchi dijadwalkan bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Senin (27/4). Selain bertemu Putin, CNN melaporkan bahwa Araghchi akan berkonsultasi dengan para pejabat senior Rusia mengenai status terbaru dari negosiasi, perkembangan gencatan senjata, serta situasi geopolitik di kawasan.


Mengenai perundingan dengan Amerika Serikat, kantor berita Fars melaporkan bahwa Iran telah mengirimkan "pesan tertulis" kepada pihak AS melalui mediator Pakistan. Pesan tersebut dilaporkan berisi "garis merah" atau batasan tegas Republik Islam Iran, mencakup isu-isu krusial seperti nuklir dan keamanan di Selat Hormuz. Meski demikian, pihak Fars menegaskan bahwa pesan tersebut bukan merupakan bagian dari sebuah proses negosiasi formal.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump pekan lalu memang telah memperpanjang gencatan senjata secara tidak terbatas. Langkah ini berhasil meredam pertempuran besar yang dipicu serangan gabungan AS-Israel ke Iran pada akhir Februari lalu. Namun, kesepakatan permanen tetap sulit tercapai.