Logo Bloomberg Technoz

“Untuk perdagangan Jumat, IHSG diperkirakan masih bergerak volatil dengan kecenderungan melemah terbatas,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.

Secara teknikal, IHSG berpotensi menguji area support 7.305–7.300, sementara resistance terdekat berada di kisaran 7.460–7.500. 

Adapun arah pergerakan pasar akan dipengaruhi sentimen eksternal, stabilitas rupiah, dan arus dana asing.

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MEDC, ITMG, dan JPFA.

Melansir Phintraco Sekuritas, sentimen negatif antara lain berasal dari pelemahan rupiah yang menyentuh level Rp17.300/US$ di pasar spot. Ini menjadi level penutupan terburuk bagi rupiah sepanjang masa (All Time Low/ATL) serta merupakan pelemahan paling dalam di Asia. 

Pelemahan rupiah yang relatif cepat ini di luar estimasi pasar sebelumnya. Penutupan Selat Hormuz yang berlarut–larut membuat harga minyak bertahan di harga tinggi, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan potensi inflasi dan melebarnya defisit anggaran belanja.

Meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran sehingga meningkatkan ketidakpastian prospek perundingan perdamaian di masa mendatang, terus menghantui IHSG.

Secara teknikal, IHSG telah breakdown support 7.500 dan didukung volume. Histogram positif MACD makin menyempit dan berpotensi membentuk death cross. Stochastic RSI mengarah turun di area pivot.

“Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan dan menutup gap down di 7.308 serta menguji level 7.300,” mengutip paparan Phintraco.

Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham BBTN, ELSA, INDY, TSPC, dan MYOR.

CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya Bursa Wall Street dan besarnya aksi jual investor asing yang masih kembali berlanjut diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 7.275–7.170 dan resistance 7.485–7.590,” tulis riset CGS International.

Dengan saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi saham ELSA, JPFA, DSNG, MEDC, ENRG, dan INDY.

Panin memproyeksikan IHSG akan kembali melemah disebabkan oleh tensi geopolitik yang masih tinggi, kembali melemahnya nilai tukar rupiah, naiknya yield obligasi mengindikasikan premi risiko yang meningkat, serta masih derasnya outflow dana asing.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan kembali melemah,” mengutip Panin Sekuritas.

Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah JPFA, DSSA, dan TAPG.

(fad)

No more pages