Logo Bloomberg Technoz

IHSG Dibuka Melemah Imbas Dibayangi Pelemahan Rupiah

Muhammad Julian Fadli
24 April 2026 09:03

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (24/4/2026), dibuka melemah. Pada pukul 9.01, indeks kehilangan 0,53 poin atau setara dengan melemah 0,01% ke level 7.378.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan tercatat 1,38 miliar saham dengan nilai transaksi Rp686 miliar. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 107.668 kali.

Sebanyak 218 saham menguat, dan 246 saham melemah. Sementara, 211 saham tidak bergerak.


Untuk perdagangan hari ini, Jumat (24/4/2026), BRI Danareksa Sekuritas menyebut, dari sentimen global, perpanjangan gencatan senjata belum sepenuhnya mampu meredakan ketidakpastian geopolitik, sehingga mendorong harga minyak dunia tetap tinggi. 

Dari sisi domestik, nilai tukar rupiah kembali melemah dari area Rp17.000 menuju Rp17.300/US$. Pelemahan rupiah dipicu kombinasi sentimen global, penguatan dolar AS (DXY), serta capital outflow dari pasar keuangan domestik.