Project Prometheus, yang didirikan bersama oleh Bezos dan ilmuwan Vik Bajaj, akan menggunakan AI untuk mempercepat rekayasa dan manufaktur di bidang-bidang seperti dirgantara dan otomotif, seperti dilaporkan The New York Times pada November. Startup ini didirikan dengan pendanaan awal sebesar US$6,2 miliar, sebagian berasal dari Bezos sendiri.
Bulan lalu, Wall Street Journal melaporkan bahwa Bezos sedang dalam pembicaraan untuk mengumpulkan US$100 miliar guna mendirikan dana yang bertujuan mengakuisisi perusahaan manufaktur dan mengintegrasikan AI ke dalamnya.
Startup ini memiliki puluhan karyawan, beberapa di antaranya direkrut dari laboratorium kecerdasan buatan (AI) terkemuka seperti OpenAI dan Google DeepMind, dan telah merekrut talenta AI di San Francisco, Zurich, dan London, menurut profil LinkedIn para karyawannya.
(bbn)






























