Perhatian kini tertuju pada kemungkinan AS dan Iran melanjutkan negosiasi di Pakistan untuk meredakan ketegangan dan membuka kembali Selat Hormuz setelah putaran awal di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan. Dolar AS telah melemah selama tiga pekan terakhir dan sejumlah indeks saham telah memulihkan kerugian terkait perang, seiring pasar memperhitungkan meredanya ketegangan, harga minyak yang lebih murah, serta pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.
“Pasar kembali menghadapi narasi yang berubah cepat di Timur Tengah, karena 48 jam terakhir menghadirkan optimisme sekaligus kekhawatiran baru,” kata analis pasar senior Capital.com, Daniela Hathorn. Ia menambahkan pasar terasa “berada di persimpangan jalan” akibat tarik-menarik tersebut.
Saham chip di Asia akan menjadi sorotan setelah Philadelphia Semiconductor Index menguat dan mencatat kenaikan selama 14 sesi berturut-turut — reli yang sebelumnya hanya pernah terlampaui sekali, yakni pada 2014.
Lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz menurun drastis setelah Iran memperketat kontrol sebagai respons terhadap serangan. Pada Jumat, kebuntuan tersebut sempat terlihat berakhir setelah Teheran menyatakan akan membuka kembali jalur perairan itu, namun kembali berubah selama akhir pekan ketika AS mempertahankan blokade angkatan laut dan menyerang kapal Iran.
Selain Selat Hormuz, isu paling sensitif lainnya adalah program nuklir Iran. Trump menuntut Iran meninggalkan ambisi senjata nuklir dan menyerahkan cadangan uranium yang diperkaya. Teheran menolak menyerahkan uranium dan menegaskan program nuklirnya untuk tujuan damai.
Laporan ekonomi utama pekan ini juga dijadwalkan dirilis Selasa. Analis memperkirakan lonjakan penjualan ritel secara keseluruhan pada Maret. Namun, jika mengecualikan bahan bakar dan kendaraan, data tersebut dapat menunjukkan permintaan yang lebih lemah karena tingginya harga energi mendorong konsumen membatasi pengeluaran.
Selain perkembangan di Timur Tengah, perhatian investor juga tertuju pada Kevin Warsh, calon Presiden Trump untuk memimpin Federal Reserve. Warsh dijadwalkan memberikan kesaksian di hadapan Komite Perbankan Senat pada Selasa pukul 10.00.
“Saya percaya independensi kebijakan moneter harus diperoleh — dan keputusan kebijakan yang lebih baik dapat dibuat — dengan menghindari gangguan,” kata Warsh dalam salinan pidato yang dilihat Bloomberg. “Saya berkomitmen memastikan kebijakan moneter tetap sepenuhnya independen.”
Beberapa pergerakan utama pasar:
Saham
- Kontrak berjangka S&P 500 naik 0,1% pada pukul 09.05 waktu Tokyo
- Kontrak berjangka Hang Seng naik 0,4%
- Indeks Topix Jepang relatif tidak berubah
- Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,2%
- Kontrak berjangka Euro Stoxx 50 turun 1,1%
Mata uang
- Indeks Bloomberg Dollar Spot relatif tidak berubah
- Euro stabil di US$1,1783
- Yen Jepang stabil di 158,89 per dolar
- Yuan offshore stabil di 6,8154 per dolar
- Dolar Australia stabil di US$0,7173
Kripto
- Bitcoin turun 0,6% menjadi US$75.867,26
- Ether turun 0,9% menjadi US$2.317,04
Obligasi
- Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun stabil di 4,25%
- Imbal hasil obligasi Jepang tenor 10 tahun turun satu basis poin menjadi 2,385%
- Imbal hasil obligasi Australia tenor 10 tahun turun dua basis poin menjadi 4,92%
Komoditas
- Minyak West Texas Intermediate turun 1,7% menjadi US$88,07 per barel
- Emas spot naik 0,1% menjadi US$4.827,08 per ons
Laporan ini diproduksi dengan bantuan Bloomberg Automation.
(bbn)




























