Logo Bloomberg Technoz

Rusia Lirik Investasi Kilang Lagi di RI, Tak Sebesar GRR Tuban

Azura Yumna Ramadani Purnama
17 April 2026 08:40

Kilang RN-Tuapsinsky, yang dioperasikan oleh Rosneft Oil Co., terletak di Tuapse, Rusia./Bloomberg-Andrey Rudakov
Kilang RN-Tuapsinsky, yang dioperasikan oleh Rosneft Oil Co., terletak di Tuapse, Rusia./Bloomberg-Andrey Rudakov

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melemparkan sinyal Rusia berminat untuk berinvestasi untuk proyek kilang minyak di Indonesia, di samping membangun storage atau tangki penyimpanan minyak mentah.

Bahlil menyatakan rencana investasi Rusia tersebut bakal terpisah dari wacana pembangunan Grass Root Refinery (GRR) Tuban atau Kilang Tuban di Jawa Timur, yang digarap oleh PT Pertamina (Persero) dan raksasa migas Rusia, PJSC Rosneft Oil Company.

Bahlil menyatakan rencana investasi pembangunan storage dan kilang minyak tersebut masih menunggu tahap finalisasi. Dia juga menyampaikan kilang yang bakal dibangun itu tidak bakal memiliki kapasitas produksi sebesar GRR Tuban.


“Itu salah satu poin yang kemarin kita bicarakan bahwa memang ada beberapa investasi mereka yang sudah siap untuk masuk, tetapi finalisasinya tunggu ada satu dua putaran lagi dengan kami khusus untuk menyangkut dengan kilang dan storage. Nanti baru kami akan sampaikan,” kata Bahlil kepada awak media di Istana Merdeka, Kamis (16/4/2026).

“Ya kalau di Tuban itu kan banyak produk yang dihasilkan dan skalanya kan skala besar, tetapi kalau yang ini mungkin dalam skala yang tidak sebesar di Tuban,” tegasnya.

Grass root refinery (GRR) Tuban./dok. PT Pertamina Rosneft